JUMLAH RUPIAH MENURUT
URAIAN PENGUSAHA KENA FISKUS PEMBAHASAN
PAJAK AKHIR (DISETUJU!)
1 IDasar Pengenaan Pajak:
a. Atas Penyerahan Barang dan Jasa yang terutang PPN:
a1. Ekspor 352,654,016 352,654,016 362,654,016 a.2. Penyerahan yang PPN-nya harus dipungut sendiri 321,447 382,636 321,447 382,636 321,447,382,636 a.3. Penyerahan yang PPN-nya dipungut oleh Pemungut PPN | 0 0 0 a.4. Penyerahan yang PPN-nya tidak dipungut | 5,700,000 5,700,000 5,700,000 a.5. Penyerahan yang dibebaskan dari pengenaan PPN 0 0 fe) a.6. Jumiah (a.1+a2+a3+a4+a.5) 321,805,736,652 321,805,736,652 321 805,736,652 b. Atas Penyerahan Barang dan Jasa yang tidak terutang PPN 0 0 0 c..Jumlah Seluruh Penyerahan (a.6 + b) 321 805,736,652 321,805,736,652 321,805,736,652 d. Atas Impor BKP/Pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah
Pabean di dalam Daerah Pabean/Pemanfaatan JKP dari luar Daerah
Pabean di dalam Daerah Pabean/Pemungutan pajak oleh Pemungut
PPN/Kegiatan Membangun Sendiri/ Pembayaran kembali Pajak
Masukan bagi PKP yang belum melakukan penyerahan setelah jangka waktu tertentu berakhir/Perolehan yang PPN-nya tidak seharusnya dibebaskan atau tidak dipungut Tanggung jawab secara renteng/Pembayaran PPN yang semula mendapatkan fasilitas d.1. Impor BKP fe) 0 0 d.2, Pemanfaatan BKP tidak berwujud dari Luar Daerah Pabean di 0 0 0 dalam Daerah Pabean
4.3. Pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean di dalam Daerah 0 0 0
Pabean d.4. Pemungutan Pajak oleh Pemungut PPN 9 Q 0
4.5. Kegiatan Membangun Sendiri : ko) ie} 9
0.6. Pembayaran kembali Pajak Masukan bagi PKP yang belum | o 0 0 melakukan penyerahan setelah jangka waktu tertentu berakhir d.7. Perolehan yang PPN-nya tidak seharusnya dibebaskan atau 0 0 0 tidak dipungut d.7. Tanggung jawab secara renteng 0 a 0 d.8. Pembayaran PPN yang semula mendapatkan fasilitas 0 0 . 9 d.9. Jumlah (d.1 atau d.2 atau d.3 atau d:4 atau d.5 atau d.6 atau d.7 0 0 0 atau d.8 atau d.9)
2 (Penghitungan PPN Kurang Bayar a. Pajaskeluaran yang harus dipungut/dibayar sendiri (tarif x 1.a.2 atau 32 144 728.252 32,144 738,252 32 144,738,252 b. Dikurangi :
b.1. PPN yang disetor di muka dalam Masa Pajak yang sama 0 0 ie} b.2, Pajak Masukan yang dapat diperhitungkan 28,659,949,687 28,504,147,844 28,659,949 687 b.3. STP (pokok kurang bayar) 0 0 0 b.4. Dibayar dengan NPWP sendiri 0 0 0 b.5. Lain-lain 0 0 0 b.6. Jumlah (b.4 + b.2 + b.3 + b.4 + b.5) 28,659,949,687 28,604, 147,844 28,659,949,687 c, Diperhitungkan:
c.1. SKPPKP 0 0 0
KENA PAJAK FISKUS AKHIR (DISETUJUI) d. Jumlah pajak yang dapat diperhitungkan (b.8 -c.1) 32,144,738,252 31,988,936,409 | 32,144,738,252 e. Jumlah penghitungan PPN Kurang Bayar (a - d) ia) 155,801,843 0
3 |Kelebihan Pajak yang sudah: :
a. Dikompensasikan ke Masa Pajak berikutnya 0 0 0 b. Dikompensasikan ke Masa Pajak ............... (Karena pembetulan) 0 0 Ie) c, Jumlah (a + b) 0 0 ie]
4 |PPN yang kurang dibayar (2.e + 3.c) 6 455,801 843 0
5 (Sanksi administratif :
a. Bunga Pasal 13 (2) KUP 65,810,698 ie] b. Kenaikan Pasal 13 (2a) KUP 0 0 c, Kenaikan Pasal 13 (3) huruf c KUP Oo 0 d. Kenaikan Pasat17C (5) KUP 0 0 e. Kenaikan Pasal 17D (5) KUP 0 0 f, Bunga Pasal 13 (2) KUP jo. Pasal 9 (4f) PPN ke) 0 g. Jumlah (atb+c+d+e+f) 65,810,698 | 0
6 IJumlah PPN yang masih harus dibayar (4 + 5.g) 9 221,612,541 Oo