JUMLAH RUPIAH MENURUT
URAIAN — = ——— — — —————— — —— ——
PENGUSAHA KENA FISKUS PEMBAHASAN
PAJAK AKHIR (DISETUJUI)
Dasar Pengenaan Pajak:
a. Atas Penyerahan Barang dan Jasa yang terutang PPN:
a1. Ekspor 23,854,682,283 21,952,125,200 23,854,682,283 a.2. Penyerahan yang PPN-nya harus dipungut sendiri 132,694,191,225 132,694,191,225 132,694,191,225 a.3. Penyerahan yang PPN-nya dipungut oleh Pemungut PPN 0 Oo le) a.4. Penyerahan yang PPN-nya tidak dipungut Oo Oo 0 a.5. Penyerahan yang dibebaskan dari pengenaan PPN o ce) 0 a6. Jumlah (a1+a2+a3+a4+a.5) 156,548,873,508 154,646,316,425 156,548,873,508 b. Atas Penyerahan Barang dan Jasa yang tidak terutang PPN 0 fe) Oo
Cc. Jumlah Seluruh Penyerahan (a.6 + b) 156,548,873,508 154,646,316,425 156,548,873,508 d. Atas Impor BKP/Pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari Luar
Daerah Pabean/Pemanfaatan JKP dari Luar Daerah
Pabean/Pemungutan Pajak oleh Pemungut Pajak/Kegiatan Membangun
Sendiri/Penyerahan atas Aktiva Tetap yang Menurut Tujuan Semula
Tidak Untuk Diperjualbelikan/Perolehan yang PPN-nya tidak seharusnya dibebaskan atau tidak dipungut/Tanggung Jawab Secara
Renteng :
d.1. Impor BKP 0 Q is d.2. Pemanfaatan BKP tidak berwujud dari Luar Daerah Pabean 0 o o d.3. Pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean fe) fo) 0
0.4. Pemungutan Pajak oleh Pemungut PPN Oo 0 0 d.5. Kegiatan Membangun Sendiri ia] ie} 0 d.6. Penyerahan atas Aktiva Tetap yang Menurut Tujuan Semula 0 0 0
Tidak Untuk Diperjualbetikan
97. Perolehan yang PPN-nya tidak seharusnya dibebaskan atau o 0 Oo tidak dipungut d.8. Tanggung Jawab Secara Renteng o fe] Q d.9. Jumlah (d.1 atau d.2 atau d.3 atau d.4 atau d.5 atau d.6 atau 0 o o d.7 atau d.8)
Penghitungan PPN Kurang Bayar a Polak Keluaran yang harus dipungut/dibayar sendiri (tarif x 1.a.2 13,269,419,121 413.269,419,121 13,269,419,121 atau 1.d. , : " , ' , : , b. Dikurangi :
b.1. PPN yang disetor di muka dalam Masa Pajak yang sama 0 fs] Oo b.2. Pajak Masukan yang dapat diperhitungkan 24,848,989,068 24,846,719,268 24,848,939,068 b.3. STP (pokok kurang bayar) o ce] Oo b.4. Dibayar dengan NPWP sendiri Oo 0 le) b.5. Lain-lain 0 fe) le) b.6. Jumlah (b.1 “b.2#-b.34#b.44b.5) 24,848,989,068 24,846,719,268 24,848,989,068 ic. Diperhitungkan:
ct. SKPPKP o ie] o id. Jumlah pajak yang dapat diperhitungkan (b.6 - c.1) 24,848,989,068 24,846,719,268 24,848,989,068 le. Jumlah penghitungan PPN Kurang Bayar (a - d) (11,579,569,947) (11,577,300, 147) (11,579,569,947)
Kelebihan Pajak yang sudah:
la. Dikompensasikan ke Masa Pajak berikutnya 11,579,569,947 11,579,569,947 11,579,569,947 b. Dikompensasikan ke Masa Pajak ............... (Karena pembetulan) 0 fe] 0 c. Jumlah (a + b) 11,579,569,947 11,579,569,947 11,579.569,947
PPN yang kurang dibayar (2.e + 3.c) 0 2,269,800 is)
Sanksi administrasi :
a. Bunga Pasal 13 (2) KUP fe] fe] b. Kenaikan Pasal 13 (3) KUP 2,269,800 ks) ic. Bunga Pasal 13 (5) KUP kei 0 d. Kenaikan Pasal 13A KUP o o e. Kenaikan Pasal 17C (5) KUP 0 le) f. Kenaikan Pasal 17D (5) KUP ka) 0
9. Bunga Pasal 13 (2) KUP jo. Pasal 9 (4f) PPN 0 0 h. Jumlah (a+b+c+d+e+f+g) 2,269,800 ie}
Jumlah PPN yang masih harus dibayar (4 + 5.h) is] 4,539,600 ls)
Menimbang, bahwa atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Pajak
Pertambahan Nilai Barang dan Jasa Masa Pajak Agustus 2017 Nomor: 01078/207/17/055/19 tanggal 25 September 2019 Pemohon Banding mengajukan keberatan dengan Surat Nomor: 065/ACC/XII/2019 tanggal 18 Desember 2019 dan dengan Keputusan Terbanding Nomor: KEP-04762/KEB/WPJ.07/2020 tanggal 1 Desember 2020 permohonan Pemohon Banding tersebut ditolak, sehingga dengan Surat Nomor: 014/ACC/II/2021 tanggal 25 Februari 2021 Pemohon Banding mengajukan banding;